Dijuluki Spiderwoman, Aries Susanti Jadi Srikandi Indonesia di Kejuaraan (Panjat Tebing) Internasional

10 Jul 2018

Nama Aries Susanti Rahayu, sedang ramai diperbincangkan oleh masyarakat berkat prestasi yang ditorehkannya sebagai juara dunia pada International Federation of Sport Climbing (IFSC) World Cup 2018. Gadis 23 tahun ini berhasil memenangkan kategori  speed climbing wanita pada kejuaraan yang dilaksanakan di Chongqing, Tiongkok, pada  5 Mei 2018 lalu. Aries menjadi yang tercepat pada kategori tersebut dan mengalahkan lawannya dari Russia dengan waktu hanya 7,51 detik saja.

Perjalanannya untuk meraih juara dunia kali ini tentu saja tidak mudah. Pada kejuaraan dunia sebelumnya Aries tidak berhasil menyabet gelar juara, tapi berkat kegigihannya dalam berlatih, dara asal Grobogan, Jawa Tengah ini kini bahkan duduk di peringkat ke-5 IFSC dunia. Kelihaiannya memanjat tebing dengan cepat membuat dirinya nyaris memecahkan rekor dunia pada kategori panjat dinding vertikal.

Kegemaran Aries pada olah raga panjat tebing ternyata berawal dari keisengan semata ketika masih duduk di bangku SMP ia ditawarkan oleh gurunya untuk mencoba olah raga panjat tebing ini. Berawal dari hal itu, akhirnya Aries berhasil menjuarai Kejurnas pada tahun 2017 dan langsung dipanggil ke Pelatnas. Prestasi ‘spiderwoman’ Indonesia ini juga tak diragukan lagi lho, SMSLovers. Ia pernah menjuarai Asian Continental Championship 2017 di Iran dan mendapatkan medali perunggu, serta menyabet medali perak di IFSC Climbing World Cup 2017 yang diselenggarakan di Xiamen, Tiongkok. Di tahun 2018 ini, Aries akan kembali menjadi Srikandi yang mewakili Indonesia di ajang Asian Games 2018 pada cabang olah raga panjat tebing.